SELAMAT DATANG DI WEBSITE SMK MUHAMMADIYAH 2 BOJA

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, serta pengikutnya hingga akhir zaman.

Dengan penuh rasa syukur, kami ucapkan selamat datang di website resmi SMK Muhammadiyah 2 Boja. Website ini kami hadirkan sebagai sarana informasi, komunikasi, serta media publikasi untuk seluruh warga sekolah, orang tua, alumni, maupun masyarakat luas.

Melalui website ini, kami berupaya menyajikan informasi seputar kegiatan sekolah, program pendidikan, prestasi siswa, serta berbagai aktivitas yang ada di SMK Muhammadiyah 2 Boja. Harapan kami, website ini dapat menjadi jendela informasi yang bermanfaat, mempererat silaturahmi, serta mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah tercinta.

Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, karyawan, siswa, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung perkembangan SMK Muhammadiyah 2 Boja hingga saat ini. Semoga dengan kerjasama dan doa kita bersama, sekolah ini semakin maju, unggul, dan berdaya saing, serta senantiasa mendapat ridho dari Allah SWT.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kepala Sekolah
NUR KHIRIN, S.Pd., M.Pd

9 Hari Pesantren Ramadan, Siswa SMKMuhammadiyah 2 Boja Digembleng Karakter

KENDAL – SMK Muhammadiyah 2 Boja menggelar Pesantren Ramadan 1447 H dengan tema “Pesantren Ramadan Menumbuhkan Karakter Siswa dan Budi Pekerti.” Kegiatan
berlangsung selama sembilan hari, Senin hingga Kamis (23/ 2–5/3/2026), setiap pukul 16.30–06.00 WIB.
Pesantren Ramadan diikuti seluruh siswa sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Setiap sore, kegiatan diikuti tiga hingga empat rombongan belajar (rombel) dengan jumlah peserta antara 100 hingga 130 siswa. Ketua panitia, Laveran Putra Rosada, mengatakan program ini merupakan pembinaan keagamaan intensif untuk memperkuat karakter religius dan wawasan keislaman siswa.“- Pesantren Ramadan menjadi momentum pembinaan selama sembilan hari. Kegiatan ini mencakup pendalaman materi agama, shalat berjamaah, dan bimbingan rohani guna membentuk
karakter pelajar Muhammadiyah yang taat ibadah,” ujarnya, Rabu sore (25/2/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan diawali dengan kultum oleh Pimpinan Muhammadiyah setempat
hingga menjelang berbuka puasa bersama. Setelah itu, siswa melaksanakan shalat Maghrib
berjamaah dan melanjutkan berbuka hingga waktu Isya’. “Usai shalat Isya’ dan tarawih,
seluruh peserta kelas XI mengikuti kajian dengan materi pendalaman shalat, pemahaman
Al quran dan pemahaman zakat. infaq dan shadaqah,” terangnya.
Laveran menegaskan, seluruh peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.”
Kami juga menyiapkan makan sahur untuk seluruh peserta, karena mereka bermalam
di sekolahan,” ujarnya. Ia berharap kegiatan ini berdampak nyata dalam menguatkan
keimanan dan membentuk budi pekerti siswa. “Kami ingin kegiatan ini
menguatkan karakter religius dan semangat beribadah
untuk meraih ketakwaan,” tegasnya.
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, menyampaikan Pesantren Ramadan
merupakan program kerja bidang kesiswaan sebagai ikhtiar kolektif membentuk siswa yang
tidak hanya kompeten sesuai jurusannya, tetapi juga berkarakter kuat. “Sebagai sekolah
Muhammadiyah, kegiatan ini selaras dengan penguatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
Harapannya, siswa menjadi generasi Muhammadiyah yang unggul, berakhlak mulia, dan
berdaya saing,” ujarnya. Saat ini, SMK Muhammadiyah 2 Boja memiliki peserta didik lebih dari
seribu yang tersebar di 6 Jurusan yang ada , yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR),Teknik
Sepeda Motor (TSM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Audio Video (TAV),
Layanan Perbankan Syariah (LPS), dan Desain dan Produksi Busana (DPB).

Dua Siswa SMK Muhammadiyah 2 Boja Raih Prestasi Membanggakan, Harumkan Nama Sekolah di Ajang Regional dan Nasional

Dua siswa SMK Muhammadiya 2 Boja kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat regional dan nasional.

Aurelia Feta A, siswi kelas XI Desain Produksi Busana (DPB) 1, sukses meraih medali perunggu dalam ajang desain poster OlympicAD 8 di Makassar.

Sementara itu, Ataya Zidna A, siswi kelas XII DPB, berhasil meraih Juara 2 Kompetisi Siswa tingkat Kabupaten Kendal tahun 2026 kategori Fashion Technology.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMK Muhammadiyah 2 Boja mampu bersaing secara kompetitif dan menunjukkan kualitas di berbagai bidang keahlian.

Keberhasilan ini juga memperkuat citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang mendorong pengembangan potensi peserta didik secara maksimal.

Aurelia Feta A meraih medali perunggu pada cabang desain poster dalam ajang OlympicAD 8 yang digelar di Makassar pada 11–15 Februari 2026.

Kompetisi tingkat nasional tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Aurelia dinilai mampu menampilkan karya kreatif dengan konsep visual yang kuat, inovatif, dan sesuai tema lomba.

Sementara itu, Ataya Zidna A berhasil meraih Juara 2 pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Kabupaten Kendal tahun 2026.

Pada kategori Fashion Technology, Ataya menunjukkan keterampilan teknis, kreativitas desain, serta ketelitian dalam proses produksi busana yang dinilai oleh dewan juri.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin menyampaikan apresiasi atas capaian kedua siswi tersebut.

Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta bimbingan yang berkelanjutan dari para guru.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Aurelia dan Ataya. Ini membuktikan bahwa siswa kami mampu bersaing di tingkat kabupaten hingga nasional. Sekolah akan terus mendukung pengembangan bakat dan kompetensi peserta didik,” tegasnya.

Ia juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi. Menurutnya, sekolah akan memperkuat program pembinaan, pelatihan, dan pendampingan lomba agar prestasi serupa dapat terus berlanjut.

Sementara itu, Aurelia mengaku bersyukur atas pencapaiannya.

“Saya tidak menyangka bisa meraih medali. Ini hasil dari latihan dan dukungan guru serta keluarga,” ujarnya singkat.

Ataya juga menyampaikan komitmennya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. “Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan mengharumkan nama sekolah,” katanya.

Dengan capaian tersebut, kedua siswi diharapkan mampu menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Kendal dalam meraih prestasi melalui kerja keras dan semangat belajar.

Siap Tembus Pasar Kerja Jepang, 20 Siswa SMK Muhammadiyah 2 Boja Jalani MCU Ketat

Sebanyak 20 siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Boja, Kabupaten Kendal, menjalani Medical Check Up (MCU) sebagai tahapan wajib persiapan kerja ke Jepang, Rabu (11/2/2026).

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilaksanakan di Klinik Utama Pratama Semarang yang menjadi mitra sekolah dan lembaga penyalur tenaga kerja internasional.

MCU dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental para siswa sebelum memasuki dunia kerja luar negeri.

Pemeriksaan meliputi cek kesehatan umum, tes darah dan urine, rontgen paru-paru, pemeriksaan tekanan darah, hingga tes bebas narkoba.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian pemeriksaan secara tertib dan disiplin.

SMK Muhammadiyah 2 Boja merupakan sekolah unggulan Persyarikatan Muhammadiyah sekaligus Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK) yang mendapat mandat dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk melaksanakan International Class Program (ICP). Salah satu program strategis ICP adalah program magang dan kerja ke Jepang.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, menegaskan bahwa MCU menjadi bagian penting dari komitmen sekolah dalam menyiapkan lulusan berdaya saing global.

“MCU ini tahapan wajib. Kami tidak ingin mengirim siswa yang belum benar-benar siap. Mereka harus sehat, tangguh, dan mampu mengikuti ritme kerja di Jepang,” tegasnya.

Ia menambahkan, sekolah terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak untuk membuka peluang kerja internasional bagi lulusan.

“Kami tidak hanya mengejar penempatan kerja, tetapi membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja tinggi,” katanya.

Pembimbing program kerja Jepang, Reyndra Alala, menjelaskan bahwa hasil MCU menjadi penentu kelanjutan seleksi.

“Jika lolos standar kesehatan, siswa bisa lanjut ke tahap wawancara perusahaan dan pengurusan visa kerja,” jelasnya.

Menurutnya, para peserta telah dibekali pelatihan bahasa Jepang, pembinaan mental, serta pemahaman budaya kerja sejak awal mengikuti program.

Salah satu peserta, Galih Pratama, mengaku termotivasi mengikuti seluruh tahapan.

“Saya sudah menyiapkan diri dari awal, belajar bahasa dan menjaga kesehatan. MCU ini menegangkan, tapi membuat saya semakin semangat,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan MCU ini, SMK Muhammadiyah 2 Boja berharap seluruh peserta dapat melanjutkan proses hingga keberangkatan.

Program kerja ke Jepang tersebut menjadi bukti keseriusan sekolah mencetak lulusan profesional yang siap bersaing di tingkat internasional.

Kegiatan kokurikuler SMK Muhammadiyah 2 Boja

Kegiatan kokurikuler SMK Muhammadiyah 2 Boja di konsep dalam even Bakti Sosial selama 3 hari (18- 20 Desember 2025) berkolaborasi dengan masyarakat desa kertosari kecamatan singorojo kab.Kendal. Kepala sekolah {Nur Khirin,S.Pd.,M.Pd) menyampaikan bahwa kegiatan ini di ikuti oleh seluruh anggota IPM, HW, TSPM SMK Muhammadiyah 2 Boja, tampil dalam kegiatan ini tim rebana gita surya nada SMK Muha Boja, Tim tari Candraloka SMK Muha Boja, Tim Band GSN SMK muha Boja menghibur, berbaur dan bersosialisasi dengan warga dalam rangka meningkatkan kompetensi kepercayaan diri mereka di depan publik, belajar kemandirian, kolaborasi, dan bertanggungjawab. Kegiatan ini sekaligus sebagai moda sosialisasi, unjuk gigi, unjuk existensi, unjuk prestasi dan unjuk partisipasi. dalam event ini SMK Muhammadiyah 2 Boja memberikan bantuan bibit sengon dan bibit buah-buahan lainnya sejumlah ratusan bibit guna reboisasi dan penghijauan lingkungan sekitar untuk membantu mencegah bencana banjir, di serahkan juga bantuan dana pembangunan mushola, pengembangan TPQ, dan alat tulis untuk semua murid TPQ di dusun Ngadipiro, Kertosari. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses dengan sambutan dan antusia warga yang luar biasa membersamai even tahunan SMK Muha Boja ini, ❤️🙏

Peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”

SMK Muhammadiyah 2 Boja: Salah satu oranganisasi Islam terbesar di Dunia, Muhammadiyah merayakan milad ke-113 pada, Selasa (18/11/2025).

Dalam rangka merayakan Milad Muhammadiyah ke-113, PCM Boja melangsungkan apel diberbagai tempat, salah satunya di SMK Muhammadiyah 2 Boja. Apel tak hanya dihadiri oleh guru, karyawan, dan siswa SMK Muhammadiyah 2 Boja, tetapi juga dihadiri oleh PCM Boja, Kepala TK ABA 02 dan 03 Boja, serta Kepala Paud Miftakhul Jannah Pandansari.

Apel ini dilaksanakan sebagai pengingat bahwa lembaga Muhammadiyah telah berdiri dan berjuang untuk memajukan kemaslahatan manusia baik dalam bidang agama, pendidikan, hingga kesehatan. Seluruh peserta apel serempak mengikuti apel dengan khidmat, disuguhi pemandangan gunung, hijaunya tanaman sekitar, dan udara yang sejuk menambah antusias peserta dalam mengabadikan momentum kebahagiaan ini

Bapak Ahmad Dahlan sebagai pembina apel menyampaikan bahwa Milad Muhammadiyah ke-113 mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”. “Muhammadiyah melalui gerakannya semakin memperkuat dan memeprluas usaha dalam memajukan kesejahteraan masyarakat dan mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan.”

Peserta Apel Milad ke 113 Muhammadiyah

Apel yang berlangsung pukul 07.00 WIB ini, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, pembacaan proklamasi lahirnya Muhammadiyah, sambutan pembina apel, dan diakhiri dengan doa bersama. Kegiatan apel ini diharapankan mampu sebagai pengingat bahwa Muhammadiyah telah berdiri dan berjuang dalam mengembangkan kiprahnya sebagai lembaga yang mampu berkontribusi menyejahterakan masyarakat.

Cek Kesehatan Gratis di SMK Muhammadiyah 2 Boja: Wujud Sinergi Sekolah dan Puskesmas untuk Meningkatkan Kesehatan Siswa

Boja, 22–23 Oktober 2025 – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan di kalangan remaja, SMK Muhammadiyah 2 Boja bekerja sama dengan Puskesmas 1 Boja menyelenggarakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CGK) bagi seluruh siswa. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (22–23 Oktober 2025), dan dilaksanakan langsung di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mendukung program kesehatan pelajar sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Pemeriksaan yang dilakukan mencakup pengecekan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh (IMT), kebersihan gigi dan mulut, serta pemeriksaan umum lainnya. Selain pemeriksaan, tim medis dari Puskesmas juga memberikan edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat, pentingnya gizi seimbang, serta kedisiplinan menjaga kebersihan diri di lingkungan sekolah maupun rumah.

Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka datang secara bergiliran sesuai jadwal kelas masing-masing, didampingi oleh wali kelas dan guru piket. Para petugas kesehatan dari Puskesmas 1 Boja melayani dengan ramah, memberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan, dan berbagi tips sederhana tentang cara menjaga tubuh agar tetap bugar.

Dalam kesempatan wawancara, Bapak Tugiman, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan (WKS Kesiswaan), menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Puskesmas 1 Boja atas kerja samanya dalam kegiatan ini. Melalui program Cek Kesehatan Gratis, siswa menjadi lebih sadar bahwa kesehatan adalah modal penting dalam belajar dan meraih prestasi. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut secara rutin setiap tahun,” ujar Bapak Tugiman.

Pihak Puskesmas 1 Boja juga menyambut baik kolaborasi ini. Salah satu tenaga kesehatan yang bertugas menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan di sekolah sangat penting sebagai langkah preventif dan edukatif.

“Kegiatan seperti ini membantu kami mengenalkan pentingnya menjaga kesehatan kepada para siswa secara langsung. Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan, tapi juga memberi pemahaman tentang bagaimana cara hidup sehat yang mudah diterapkan setiap hari,” ungkapnya.

Bagi siswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga. Mereka tidak hanya mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga memperoleh wawasan baru tentang pentingnya memperhatikan kebugaran dan pola hidup sehat. Beberapa siswa mengaku senang karena bisa mengetahui kondisi tubuh mereka dan mendapatkan saran langsung dari tenaga medis profesional.

Melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CGK) ini, SMK Muhammadiyah 2 Boja menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan peserta didik. Kolaborasi antara sekolah dan Puskesmas 1 Boja diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

Dibutuhkan Segera Guru Baru!

SMK Muhammadiyah 2 Boja membuka kesempatan bagi Anda yang berkompeten dan bersemangat untuk bergabung menjadi Guru Baru!

Formasi yang dibutuhkan:

Produktif TAV

Produktif TKJ

PAI

Penjasorkes

BK

Kriteria:

S1 Linier

Usia maksimal 30 tahun

Mampu membaca Al-Qur’an

Kirim CV Anda paling lambat 27 Oktober 2025 ke:

Jl. Raya Semarang Boja KM 1, Kec. Boja, Kab. Kendal (SMK MUHA BOJA)

Atau ke PCM Majelis Dikdasmen & PNF Boja Jl. Pramuka 104

Info lebih lanjut: Pak Yahya (0821-3934-4372)

Bergabunglah bersama kami untuk mencetak generasi unggul, berakhlak, dan berprestasi!

Jaksa Masuk Sekolah: Siswa SMK Muhammadiyah 2 Boja Melek Hukum Terhadap Kenakalan Remaja 

SMK Muhammadiyah 2 Boja bersama Kejaksaan Kendal menggelar sosialisasi Pencegahaan dini Kenakalan Remaja, Jumat (3/10/2025).

Sosialisasi bertema “Penyuluhan Hukum Sebagai Upaya Perlindungan Anak” berlangsung mulai pukul 09.30-11.00 WIB. Kegiatan ini mengupas tuntas berbagai macam kenakalan remaja dan hak-hak yang diperoleh anak, salah satunya hak untuk mendapatkan pendidikan.

Kegiatan yang dihadiri oleh siswa kelas X jurusan TKR 3, 4, 5, dan DPB 2 ini bertujuan agar siswa memiliki pandangan nyata mengenai hukum di Indonesia terutama dalam aspek kenakalan remaja. Selain itu, menjadi langkah dini agar siswa dapat melek hukum di era kenakalan remaja yang semakin masif.

Kegiatan berlangsung dengan tanya jawab dan pemutaran video singkat mengenai kejaksaan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kasubsi 1 Bid. Intelejen, Arga Indra Wirawan, S. H., M. H.

Beliau menyampaikan bagaimana proses suatu persidangan secara detail, seperti macam-macam kenakalan remaja, sanksi/hukuman, hingga faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja. Hal itu bertujuan agar siswa melek hukum dan mengetahui bagaimana proses persidangan berlangsung, selain itu juga menjadi antisipasi dini bagi generasi Muhammadiyah terhadap kenakalan remaja.

“Tentu harapan saya, adik-adik semua mulai melek hukum dan apa yang saya sampaikan tadi dapat dijadikan pedoman oleh adik-adik semua. Hidup itu step by step jadi gunakan masa kalian sebaik mungkin.” Ujarnya

Selama pelakasanaan, seluruh siswa menyimak pemaparan dengan penuh antusias. Mereka memerhatikan dengan saksama dan aktif menjawab pertanyaan yang diberikan narasumber.

“Saya merasa senang mengikuti sosialisasi ini. Kegiatan ini sangat penting dan cocok bagi siswa remaja terutama siswa SMK/SMA karena kami jadi tahu tentang kenakalan remaja yang banyak terjadi saat ini dan pasal-pasal yang berlaku, jadi kami dapat hati-hati kedepannya” ujar Velica, siswa X DPB 2

Pihak sekolah berharap agar siswa-siswi SMK Muhammadiyah 2 Boja menggunakan masa-masa sekolah terutama masa remaja untuk menyongsong masa depan dan jangan sampai berurusan dengan hukum diusia yang masih belia. Kegiatan ini menjadi langkah kecil dalam membentuk generasi Muhammadiyah yang kreatif, santun, berprestasi, dan melek hukum.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-80”

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-80

Delapan puluh tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Perjuangan para pahlawan telah menorehkan sejarah, menyalakan api semangat yang terus hidup di dada kita semua. Kini, tugas generasi muda adalah menjaga dan melanjutkan warisan itu dengan karya, prestasi, dan persatuan.

Di SMK Muhammadiyah 2 Boja, kami percaya bahwa semangat kemerdekaan tumbuh dari hati yang ikhlas, kebersamaan yang erat, dan harapan yang besar untuk masa depan. Mari rayakan kemerdekaan ini dengan penuh kegembiraan, rasa syukur, dan tekad untuk menjadikan Indonesia semakin maju.

HUTRI80 #SMKMuhaBoja #IndonesiaMaju #Semangat Kemerdekaan”