Sambutan Kepala Sekolah

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahim.

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya. Dengan penuh rasa syukur, kami menyambut hadirnya Website Resmi SMK Muhammadiyah 2 Boja sebagai bagian dari langkah sekolah dalam menghadirkan layanan informasi yang lebih terbuka, modern, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

Di era transformasi digital yang terus berkembang, sekolah tidak hanya dituntut untuk mencetak lulusan yang kompeten secara akademik dan vokasional, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kreativitas, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

SMK Muhammadiyah 2 Boja berkomitmen untuk terus tumbuh dan berinovasi dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, dunia usaha, dan dunia industri, sekaligus membentuk generasi yang memiliki semangat untuk belajar, berkarya, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui website ini, kami hadirkan berbagai informasi mengenai profil sekolah, program pendidikan, kegiatan peserta didik, prestasi, layanan sekolah, hingga berbagai informasi terbaru yang dapat menjadi jembatan komunikasi antara sekolah dengan peserta didik, orang tua, alumni, dunia industri, dan masyarakat.

Kami percaya bahwa kemajuan pendidikan merupakan hasil dari kolaborasi dan kebersamaan. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang positif, berkemajuan, dan berorientasi pada masa depan.

Mari melangkah bersama, terus belajar, terus berkarya, dan terus memberikan yang terbaik untuk negeri.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan keberkahan kepada kita semua dalam menjalankan amanah pendidikan.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Nur Khirin
Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja

SMK Muhammadiyah 2 Boja Memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ

Boja, 27 Agustus 2026 — Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad ﷺ , SMK Muhammadiyah 2 Boja menyelenggarakan kegiatan keagamaan sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ sekaligus memperkuat nilai-nilai akhlak dan karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh keluarga besar SMK Muhammadiyah 2 Boja. Para siswa, guru, dan tenaga kependidikan turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh sekolah.

Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana bagi seluruh warga sekolah untuk kembali mengenang perjuangan, keteladanan, dan akhlak mulia Rasulullah Muhammad ﷺ. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para siswa dalam membangun sikap yang baik, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan tausiyah yang mengangkat keteladanan Rasulullah ﷺ, khususnya tentang pentingnya menjaga akhlak, kejujuran, kedisiplinan, persaudaraan, serta kepedulian terhadap sesama.

Suasana kegiatan semakin khidmat dengan lantunan shalawat dan berbagai rangkaian acara keagamaan. Para siswa mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad ﷺ.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ, SMK Muhammadiyah 2 Boja berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat terus diterapkan oleh seluruh warga sekolah. Bagi para siswa, momentum ini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi dalam bidang keahlian, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter yang kuat.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang mengembangkan keseimbangan antara kompetensi, karakter, dan nilai-nilai keislaman.

Semoga melalui kegiatan ini, kecintaan kepada Rasulullah ﷺ semakin tumbuh dalam diri seluruh keluarga besar SMK Muhammadiyah 2 Boja dan menjadi motivasi untuk senantiasa meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

SMK Muhammadiyah 2 Boja — Unggul dalam Kompetensi, Berkarakter, dan Berkemajuan.

Karnaval Boja – SMK Muhammadiyah 2 Boja Mengangkat Budaya “Toraja”

Boja, 23 Agustus 2026 — Semarak Karnaval Boja kembali menjadi momentum bagi masyarakat dan pelajar untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, SMK Muhammadiyah 2 Boja turut ambil bagian dengan mengangkat tema budaya Toraja sebagai representasi keanekaragaman budaya Nusantara.

Dengan penuh semangat, para siswa dan warga sekolah tampil mengenakan busana serta atribut yang terinspirasi dari kebudayaan Toraja. Nuansa khas Toraja ditampilkan melalui ragam kostum, ornamen, dan berbagai elemen visual yang menjadi daya tarik tersendiri dalam iring-iringan karnaval.

Pemilihan budaya Toraja bukan sekadar untuk memperindah penampilan dalam karnaval. Melalui tema tersebut, SMK Muhammadiyah 2 Boja ingin mengajak para siswa untuk mengenal, menghargai, dan turut melestarikan keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa di luar ruang kelas. Dalam proses persiapan hingga pelaksanaan karnaval, siswa belajar bekerja sama, membagi tugas, mengembangkan kreativitas, serta bertanggung jawab terhadap penampilan kelompok.

Kemeriahan semakin terasa ketika rombongan SMK Muhammadiyah 2 Boja mengikuti arak-arakan karnaval dengan penuh antusias. Berbagai kostum dan properti yang telah dipersiapkan menjadi bagian dari pertunjukan yang menarik perhatian masyarakat.

“Melalui Karnaval Boja ini, kami ingin menunjukkan bahwa siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan kejuruan, tetapi juga memiliki kreativitas serta kepedulian terhadap budaya Indonesia,” ujar perwakilan SMK Muhammadiyah 2 Boja.

Budaya Toraja yang ditampilkan menjadi salah satu bentuk pesan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Meskipun berasal dari daerah yang berbeda, keberagaman tersebut dapat menjadi bagian dari semangat persatuan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

Keikutsertaan SMK Muhammadiyah 2 Boja dalam Karnaval Boja diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi para siswa sekaligus memperkuat karakter kreatif, gotong royong, percaya diri, dan menghargai keberagaman.

Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, SMK Muhammadiyah 2 Boja terus mendorong para siswa untuk mengenal dan mencintai budaya Nusantara serta menjadi generasi muda yang mampu menjaga kekayaan budaya Indonesia.

Kemeriahan partisipasi SMK Muhammadiyah 2 Boja dalam Karnaval Boja dengan mengangkat budaya Toraja.

SMK Muhammadiyah 2 Boja Perkuat Sinergi Sekolah-Orang Tua, Komite Dorong Kualitas Layanan dan Lulusan

Rapat Komite SMK Muhammadiyah 2 Boja dengan seluruh Wali siswa kelas X

Kemajuan sekolah tidak hanya ditentukan oleh program internal, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dan komite. Komitmen memperkuat kolaborasi itulah yang menjadi fokus dalam rapat komite SMK Muhammadiyah 2 Boja, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara sekolah, komite, dan wali murid untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun strategi pengembangan sekolah dalam tiga tahun ke depan.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, mengatakan rapat komite tersebut memiliki sejumlah landasan, salah satunya Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Kemitraan Sekolah dengan Orang Tua Wali.

Regulasi tersebut menegaskan pentingnya hubungan kolaboratif antara sekolah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan.

“Rapat komite ini menjadi momentum untuk menyinkronkan program sekolah dengan dukungan orang tua wali. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri, tetapi membutuhkan kemitraan yang kuat agar visi, misi, dan program pengembangan sekolah dapat terwujud,” ujar Nur Khirin.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin saat menyampaikan paparan rapat komite

Selain regulasi pemerintah, kegiatan tersebut juga mengacu pada ketentuan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Nomor 100 Tahun 2017 tentang kemitraan sekolah dengan orang tua wali.

Dalam rapat tersebut, berbagai agenda strategis dibahas. Mulai dari program pencapaian visi dan misi sekolah selama tiga tahun ke depan, tata tertib dan kebijakan sekolah, digitalisasi sekolah dan keuangan sekolah, hingga penguatan konsep sekolah aman, sekolah ramah, sekolah sehat, dan sekolah yang menyenangkan.

Nur Khirin menegaskan, tujuan utama kegiatan tersebut adalah membangun kesepahaman antara sekolah dan orang tua agar seluruh program dapat berjalan dengan dukungan bersama.

“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah memperkuat komunikasi, sinkronisasi, dan silaturahmi antara sekolah dengan orang tua. Dengan pemahaman yang sama, orang tua dapat menjadi mitra strategis dalam mendampingi anak-anak meraih masa depan yang sukses,” katanya.

Para Wali Murid siswa kelas X SMK Muhammadiyah 2 Boja saat mengikuti rapat komite sekolah

Sementara itu, Ketua Komite SMK Muhammadiyah 2 Boja, Wiji Ahmanto, menilai respons orang tua terhadap program-program sekolah sangat positif. Menurutnya, wali murid mulai memahami bahwa kemajuan sekolah membutuhkan dukungan dan keterlibatan bersama.

“Alhamdulillah, respons orang tua sangat baik. Mereka memahami bahwa berbagai program sekolah tidak akan bisa terealisasi tanpa dukungan dari orang tua, khususnya yang berkaitan dengan pendanaan seperti SPP, SPI, maupun kontribusi lainnya. Semua itu pada dasarnya merupakan investasi bersama untuk mempersiapkan masa depan anak-anak agar memperoleh layanan pendidikan yang semakin berkualitas,” ujar Wiji.

Dari kanan, Ketua Komite SMK Muhammadiyah 2 Boja, Wiji Ahmanto, Kepala sekolah, Nur Khirin, dan Waka Kesiswaan, Tugiman

Ia menambahkan, orang tua juga berharap sekolah terus melakukan peningkatan kualitas, baik dalam pelayanan kepada siswa dan wali murid maupun pengembangan kompetensi guru serta tenaga kependidikan.

“Kami berharap sekolah terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didik dan orang tua, serta memperkuat kompetensi SDM karena hal itu sangat menentukan kualitas lulusan di masa depan. Kami juga mendorong sekolah memperluas kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, sehingga siswa memiliki lebih banyak kesempatan magang dan semakin siap memasuki dunia kerja setelah lulus,” pungkasnya.

Melalui rapat komite tersebut, SMK Muhammadiyah 2 Boja berharap kemitraan sekolah dan keluarga semakin kuat sehingga mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. 

Dari SMP Negeri ke SMK Muhammadiyah, Kaliv Kejar Mimpi Jadi Desainer Jepang

Kaliv (duduk menghadap kamera) bersama teman-temannya dalam acara MPLS SMK Muhammadiyah 2 Boja

 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Muhammadiyah 2 Boja menjadi momentum bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan, budaya, serta karakter sekolah.

Salah satu peserta MPLS, Khalista Novelia Al Kalivi, lulusan SMP Negeri 2 Boja, mengaku siap beradaptasi dengan suasana baru di sekolah Muhammadiyah.

Siswi asal Meteseh Kecamatan Boja, tersebut mengatakan, meski sebelumnya menjadikan SMK Negeri 3 sebagai pilihan pertama saat Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), ia tetap menerima hasil yang diperoleh dengan penuh semangat.

Menurutnya, masuk ke SMK Muhammadiyah 2 Boja bukan menjadi alasan untuk merasa kecewa.

“Saya tidak kecewa,” ujar Kaliv saat ditemui di sela kegiatan MPLS, Selasa (14/7/2026)

Di sekolah barunya, Kaliv memilih Program Keahlian Desain dan Produksi Busana (DPB).

Ia mengungkapkan pilihan tersebut juga mendapat dukungan dari orang tua.

Bahkan, jika memiliki kesempatan menentukan pilihan sendiri, ia tetap akan memilih bidang yang sama karena sesuai dengan minat dan ketertarikannya.

“Kalau memilih sendiri, saya tetap memilih desain karena memang sesuai dengan keinginan saya,” katanya.

Kaliv menuturkan, perpindahan dari lingkungan SMP negeri ke sekolah Muhammadiyah tidak membuatnya mengalami kesulitan berarti.

Ia justru mulai menikmati proses pengenalan lingkungan sekolah, termasuk memahami budaya dan kebiasaan yang diterapkan di SMK Muhammadiyah 2 Boja.

“Tidak ada rasa canggung,” ujarnya tersenyum.

Menurutnya, salah satu hal yang membedakan MPLS di SMK Muhammadiyah 2 dengan pengalaman sebelumnya di SMP adalah pengenalan budaya sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, siswa baru diperkenalkan dengan nilai-nilai Muhammadiyah yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

Meski masih dalam tahap awal beradaptasi, Kaliv berharap dapat menjalani pendidikan dengan baik dan mampu mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

Ia juga telah menyiapkan cita-cita setelah menyelesaikan pendidikan di SMK.

“Semoga bisa belajar dengan baik dan meraih cita-cita,” harapnya.

Kaliv bercita-cita menjadi seorang desainer profesional dan memiliki kesempatan berkarier di Jepang.

Ia berharap ilmu, pengalaman, serta keterampilan yang diperoleh selama belajar di SMK Muhammadiyah 2 Boja dapat menjadi bekal untuk mewujudkan impian

nya tersebut. 

PR IPM SMK Muhammadiyah 2 Boja Kawal MPLS, Bentuk Karakter Disiplin Siswa Baru

Ketua PR IPM SMK Muhammadiyah 2 Boja, Arlindy Bilqies Maulida berama pengurus PR IPM lainnya

Pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK Muhammadiyah 2 Boja berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027.

Selain membantu kelancaran kegiatan, para pengurus IPM juga bertugas membangun kedisiplinan dan tanggung jawab peserta didik baru.

Ketua PR IPM SMK Muhammadiyah 2 Boja, Arlindy Bilqies Maulida, siswi kelas XI Tata Busana, mengatakan keterlibatan IPM dalam MPLS menjadi bentuk tanggung jawab organisasi pelajar untuk membantu sekolah menciptakan kegiatan yang tertib dan kondusif.

“Setiap anggota pasti memiliki tanggung jawab masing-masing. Kami harus menjalankan tugas yang sudah diberikan, seperti mendisiplinkan anak-anak MPLS agar tertib dan memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar,” ujar Arlindy. Selasa, (14/7/2026)

Ia menjelaskan, kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat.

Sebelum kegiatan dimulai, para panitia terlebih dahulu mengikuti briefing bersama pembina sekitar pukul 06.20 WIB untuk mempersiapkan tugas masing-masing.

Istirahat bersama di sela-sela acara MPLS SMK Mhammadiyah 2 Boja

Dalam kepanitiaan MPLS, IPM berkolaborasi dengan Hizbul Wathan (HW). Dari unsur IPM terdapat 20 anggota, terdiri atas 10 siswa putra dan 10 siswa putri.

Secara keseluruhan, jumlah panitia bersama dirinya mencapai sekitar 34 orang.

Pembagian tugas dilakukan secara terstruktur. Setiap dua panitia bertanggung jawab mendampingi satu ruang kelas.

Seluruh tugas telah disusun dalam stopmap dan disesuaikan dengan jadwal kegiatan harian.

“Pasti ada rasa lelah dan capek, tetapi itu bagian dari tanggung jawab kami. Yang terpenting kegiatan bisa berjalan baik,” katanya.

Menurut Arlindy, tantangan terbesar selama MPLS adalah membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Sebagian peserta masih belum mengenal pendamping atau penanggung jawab kegiatan sehingga membutuhkan kesabaran dalam memberikan arahan.

Meski demikian, ia mengaku mendapat pengalaman positif karena bisa memperkuat kekompakan antarpanitia serta mengenal siswa baru. Ia berharap MPLS tahun ini berjalan sukses dan membawa dampak positif bagi perkembangan sekolah.

“Semoga MPLS dan kegiatan selanjutnya berjalan lancar. Semoga SMK Muhammadiyah 2 Boja semakin maju dan semua warga sekolah semakin semangat,” pungkasnya. 

645 Siswa Baru SMK Muhammadiyah 2 Boja Digembleng Jadi Kader Berkarakter

Pembukaan MPLS SMK Muhammadiyah 2 Boja 2026 ditandai dengan pelepasan balon udara

Sebanyak 645 siswa baru SMK Muhammadiyah 2 Boja mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 dengan konsep pembentukan karakter, kemandirian, dan penguatan nilai Kemuhammadiyahan.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pengenalan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal menyiapkan generasi berkemajuan.

645 siswa baru SMK Muhammadiyah 2 Boja mengikuti upacara pembukaan MPLS 2026

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, mengatakan pelaksanaan MPLS tahun ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 serta pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Konsep yang diusung mengedepankan sekolah ramah anak, ramah lingkungan, aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Dasar utama pelaksanaan MPLS tahun ini adalah Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Selain itu juga ada arahan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah agar MPLS berjalan ramah anak, aman, nyaman, dan menyenangkan,” kata Nur Khirin.

Menurutnya, MPLS di sekolah Muhammadiyah memiliki ciri khas dengan adanya Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi).

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, S.Pd; M.Pd menyampaikan sambutan pembukaan MPLS

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memahami nilai organisasi Muhammadiyah dan dipersiapkan menjadi kader persyarikatan.

“Di sekolah Muhammadiyah kita tidak hanya MPLS, tetapi juga ada Fortasi. Anak-anak dikenalkan budaya sekolah sekaligus disiapkan menjadi kader melalui kegiatan semi kepemimpinan dan organisasi,” ujarnya.

Pelaksanaan MPLS berlangsung selama lima hari.

Tiga hari pertama difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah, sedangkan dua hari berikutnya diisi orientasi tentang Kemuhammadiyahan.

Ketua panitia MPLS SMK Muhammadiyah 2 Boja, Lina Murniasih, S.Pd

Ketua Panitia MPLS, Lina Murniasih, menjelaskan materi yang diberikan meliputi pengenalan sekolah, budaya positif, bijak bermedia sosial, profil pelajar Muhammadiyah berkemajuan, tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, serta membangun hubungan positif dengan teman.

“Kegiatan ini berlangsung lima hari, Senin sampai Jumat. Selain mengenalkan sekolah, kami juga membentuk karakter dan budaya positif siswa baru,” jelas Lina.

Dalam kegiatan tersebut, sekolah menggandeng sejumlah pihak eksternal. Puskesmas memberikan edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga layanan Satu Sehat.

Sementara Polsek Boja dan Koramil memberikan materi tentang disiplin, bahaya narkoba, judi online, serta pembangunan karakter.

Unsur Al-Islam dan Kemuhammadiyahan juga menjadi materi utama. Organisasi otonom Muhammadiyah turut dilibatkan untuk mengenalkan gerakan Muhammadiyah kepada peserta didik baru.

Sebagian jajaran dewan guru SMK Muhammadiyah 2 Boja mengikuti upacara pembukaan MPLS 2026

Sebanyak 645 siswa mengikuti MPLS tahun ini, terdiri dari 440 siswa laki-laki dan 205 siswa perempuan.

Mereka berasal dari enam program keahlian, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Audio Video (TAV), Desain dan Produksi Busana (DPB), Lembaga Perbankan Syariah (LPS), serta Teknik Sepeda Motor (TSM).

“Mereka kita bagi dalam 12 kelompok dengan ruang kelas yang cukup untuk penyampaian materi,” ujarnya.

Pihak sekolah berharap MPLS menjadi pintu awal bagi siswa baru untuk merasa nyaman, mengenal budaya sekolah, dan siap menjalani pendidikan di SMK Muhammadiyah 2 Boja.

“Harapannya MPLS ini meningkatkan layanan penyambutan siswa baru dan membuat mereka semakin semangat belajar di SMK Muhammadiyah,” pungkas Lina

Milad ke-36 SMK Muhammadiyah 2 Boja Semarak, Ratusan Peserta Ikuti Fun Run hingga Kontes Motor

SMK Muhammadiyah 2 Boja Kabupaten Kendal menggelar rangkaian kegiatan meriah dalam rangka Milad ke-36 sekolah tersebut dengan menghadirkan berbagai lomba dan kompetisi yang melibatkan pelajar maupun masyarakat umum. Kegiatan yang berlangsung semarak itu diisi dengan Fun Run 5K, kontes motor, dan turnamen Mobile Legends Bang Bang (MLBB).

Ketua panitia, Tugiman mengatakan, bahwa perayaan milad tahun ini dirancang sebagai ajang mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan citra positif sekolah yang telah mengabdi di dunia pendidikan selama 36 tahun.

“Milad ke-36 ini kami isi dengan berbagai kegiatan yang mengedepankan semangat kebersamaan, sportivitas, dan kreativitas. Harapannya, SMK Muhammadiyah 2 Boja semakin dikenal sebagai sekolah yang aktif, inovatif, dan dekat dengan masyarakat,” tegasnya, Selasa (16/6/2026)

Salah satu kegiatan yang paling menyedot perhatian adalah Fun Run 5K yang dibagi dalam dua kategori, yakni kelas pelajar dan kelas umum. Total peserta yang mengikuti kegiatan tersebut mencapai sekitar 366 orang.

Salah satu fun runner memasuki garis finish

Antusiasme peserta tidak hanya datang dari wilayah Boja dan Kendal, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Ambarawa, Gunungpati, hingga Temanggung.

“Untuk peserta umum justru banyak yang datang dari luar daerah. Ini menunjukkan bahwa animo masyarakat terhadap kegiatan Fun Run tahun ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Selain Fun Run, panitia juga menggelar kontes motor yang terbagi dalam dua kategori, yaitu kelas motor klasik dan kelas motor matic. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pecinta otomotif untuk menampilkan kreativitas dan keunikan kendaraan mereka.

Sementara itu, turnamen MLBB diikuti 12 tim pelajar SMP dari wilayah Boja, Kendal, hingga Kota Semarang. Kompetisi e-sport tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang teknologi dan permainan digital.

Panitia menyiapkan total hadiah dan doorprize senilai hampir Rp10 juta lebih.

Para juara fun run menerima piagam penghargaan

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Boja, Akhmad Dahlan menilai kegiatan Milad ke-36 SMK Muhammadiyah 2 Boja ini sangat positif.

Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan SMK Muhammadiyah 2 Boja kepada calon peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 sekaligus menjadi media syiar Muhammadiyah kepada masyarakat luas,” tegas Akhmad Dahlan.

Ia mengatakan antusiasme masyarakat dan dukungan berbagai pihak, termasuk jajaran TNI-Polri, menunjukkan bahwa kegiatan yang digelar sekolah mendapat respons yang baik dari masyarakat.

Motor-motor klasik dan matic yang dinobatkan sebagai juara

“Alhamdulillah, responnya sangat positif. Bahkan Kapolsek bersama jajaran dan unsur Koramil turut hadir mendukung pengamanan kegiatan. Momentum ini juga kami manfaatkan untuk mengenalkan Muhammadiyah dan amal usaha Muhammadiyah yang ada di Boja kepada berbagai pihak,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan semacam ini perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya membangun citra positif sekolah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Ke depan, sosialisasi seperti ini harus terus ditingkatkan. Saat ini SMK Muhammadiyah 2 Boja sedang berbenah, baik secara fisik, akademik maupun kelembagaan, untuk mewujudkan target sebagai sekolah unggul sesuai arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” katanya.

Para juara motor klasik dan matic

Sementara itu Kepala SMK Muhammaduyah Boja Nur Khirin mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya.

“Untuk bentuk kegiatannya setiap tahunnya berbeda disesuaikan kondisi dan kebutuhan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat terus meningkat menyekolahkan putra putrinya di sekolah kami.

“Milad ke-36 ini menjadi pengingat bahwa SMK Muhammadiyah 2 Boja harus terus berinovasi dan menjaga kualitas agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam menyekolahkan putra-putrinya,” ujar pihak sekolah” pungkasnya. 

Juara Free Fire dan Runner-up MLBB, Siswa SMK Muhammadiyah 2 Boja Bersinar di Turnamen Esports Polres Kendal

Turnamen Esports Kapolres Kendal Cup yang diselenggarakan Polres Kendal, Sabtu-Ahad (6-7/6/2026) menjadi panggung unjuk kemampuan para pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Kendal.

Dalam kompetisi yang berlangsung kompetitif tersebut, siswa SMK Muhammadiyah 2 Boja berhasil mencuri perhatian dengan torehan prestasi membanggakan di dua cabang yang dipertandingkan.

Sekolah yang berada di Kecamatan Boja itu sukses menempatkan wakilnya di jajaran terbaik kategori pelajar.

Tim Super Stemta dari SMK Muhammadiyah 2 Boja tampil impresif dan berhasil meraih gelar Juara 1 Free Fire Pelajar setelah mengungguli para pesaingnya dari berbagai sekolah.

Tak hanya itu, prestasi juga diraih tim XTMTyang berlaga pada kategori Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Pelajar.

Tim tersebut mampu melaju hingga partai final dan mengamankan posisi Juara 2, hanya terpaut satu tingkat dari SMA Negeri 1 Boja yang keluar sebagai juara pertama.

Keberhasilan meraih satu gelar juara dan satu posisi runner-up menjadikan SMK Muhammadiyah 2 Boja sebagai salah satu sekolah paling berprestasi dalam ajang esports yang digelar Polres Kendal tersebut.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi para siswa yang mampu mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten.

“Kami bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih anak-anak. Ini membuktikan bahwa siswa SMK Muhammadiyah 2 Boja mampu bersaing, berkolaborasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang yang positif dan kompetitif,” ujarnya, Senin (8/6/2026)

Menurut Nur Khirin, capaian tersebut merupakan hasil dari latihan, kekompakan tim, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para peserta selama mengikuti turnamen.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa pengembangan potensi siswa tidak hanya melalui akademik, tetapi juga lewat kegiatan yang mampu membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim. Kami akan terus mendukung siswa untuk berprestasi sesuai minat dan bakat yang dimiliki,” tegasnya.

Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan dan memanfaatkan teknologi secara positif.

Turnamen yang berlangsung lancar itu tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan talenta muda di bidang esports.

Dengan raihan satu gelar juara dan satu posisi runner-up, SMK Muhammadiyah 2 Boja berhasil menegaskan eksistensinya sebagai salah satu sekolah yang mampu berprestasi dan berdaya saing dalam dunia esports pelajar di Kabupaten Kendal.

Sambut Milad ke-36, SMK Muhammadiyah 2 Boja Gelar Kompetisi Massal Gratis untuk Umum dan Pelajar

Dalam rangka memperingati hari jadi (Milad) yang ke-36, SMK Muhammadiyah 2 Boja bersiap menggelar rangkaian kegiatan besar yang melibatkan masyarakat luas dan kalangan pelajar

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Kendal

Acara perayaan yang mengusung tema “36 Tahun Menginspirasi, Terus Berkarya untuk Negeri” ini akan dipusatkan di lingkungan sekolah pada tanggal 16 Juni 2026 mendatang.

Panitia penyelenggara telah menyiapkan tiga agenda kompetisi utama yang dapat diikuti oleh berbagai kelompok umur.

Ketiga kegiatan tersebut adalah Fun Run sejauh 5 kilometer untuk kategori umum dan siswa SMP, Turnamen Mobile Legends khusus bagi pelajar tingkat SMP, serta Kontes Motor yang ditujukan untuk kategori pelajar.

Seluruh rangkaian acara ini dibuka secara gratis tanpa dipungut biaya pendaftaran sama sekali.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, menegaskan bahwa momentum milad ini bukan sekadar seremoni perayaan internal, melainkan bentuk kontribusi nyata sekolah dalam menyediakan wadah positif bagi generasi muda.

“Usia 36 tahun adalah bukti konsistensi kami dalam mengabdi. Melalui rangkaian kegiatan ini, kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat dan pelajar untuk berkompetisi secara sehat dan berprestasi. Semua fasilitas dan pendaftaran kami gratiskan sebagai bentuk dedikasi kami untuk negeri,” ujar Nur Khirin.

Pihak panitia juga telah menyiapkan berbagai fasilitas menarik bagi para peserta yang berpartisipasi.

Fasilitas tersebut meliputi medali bagi 25 pelari pertama di setiap kelompok Fun Run, voucher doorprize, konsumsi (refreshment), hiburan menarik, serta uang pembinaan bagi para pemenang kompetisi.

Empat Atlet Borong Juara, SMK Muhammadiyah 2 Boja Tegaskan Dominasi di Kejuaraan Pencak Silat Kendal

SMK Muhammadiyah 2 Boja kian menunjukkan taringnya di ajang Kejuaraan Pencak Silat Championship tingkat Kabupaten Kendal Tahun 2026.

Empat siswa berhasil menyabet gelar juara di kelas berbeda, mempertegas eksistensi sekolah dalam mencetak atlet berprestasi.

Empat peraih juara tersebut yakni Citra Ayu Ning Tiyas (XI LPS) yang meraih Juara 1 Kelas H Putri, Marcellino Putra Yudi Pratama (X TKJ 4) sebagai Juara 1 Kelas I Putra, serta Titah Wedaring Pangesti (X TKJ 3) dan Arlindy Bilqies Maulida (X DPB 2) yang masing-masing meraih Juara 3 di Kelas B Putri dan Kelas A Putri.

Dalam kejuaraan yang diikuti peserta dari berbagai sekolah dan perguruan silat se-Kabupaten Kendal tersebut, para atlet SMK Muhammadiyah 2 Boja tampil impresif.

Mereka mampu menunjukkan teknik, ketahanan fisik, dan mental tanding yang kuat hingga berhasil menembus podium juara.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani siswa dengan penuh kedisiplinan dan komitmen tinggi.

“Ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang tidak pernah mengkhianati hasil. Kami bangga atas perjuangan para siswa yang telah mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten,” tegas Nur Khirin, Selasa (5/5/2026)

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan penuh dari sekolah terhadap pengembangan potensi siswa, baik akademik maupun non-akademik.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi bagi siswa lain. Sekolah akan terus membuka ruang bagi siapa pun yang ingin berkembang dan berprestasi,” lanjutnya.

Para juara mengaku bersyukur atas capaian yang diraih.

Mereka menyebut latihan rutin, dukungan pelatih, serta doa dari keluarga menjadi kunci utama.